YUDANNEWS.com. Wahai para suami, hati-hati menjaga hati, sungguh setan selalu lebih lihai menggoda hati manusia dengan rasa nyaman. Ingat maka pastikan kamu berhati-hati menjaga hati saat berhadapan dengan wanita selain istrimu, meski benar dia adalah sahabatmu..
Lembutnya perasaan wanita karena biasanya, seorang wanita akan gampang baper bila dia diberi perhatian dikala terpuruk oleh hal menyakitkan. Walau benar dia adalah sahabat terbaikmu, tetap jaga jarak dengannya, takut rasa ketergantungan mulai menghantuinya.
Jangan terburu-buru merasa iba, apalagi sampai mengabaikan perasaan wanita yang selama Ini telah berjuang bersamamu. Kendalikan hatimu tetap bijaksana dengan rasa perhatian yang wajar. Apalagi sampai kamu melupakan tanggung jawabamu hanya karena kamu terlalu perhatian kepadanya, apalagi sampai sengaja mengabaikan perasaan wanta yang selama ini telah berjuang bersamamu.
Teruntuk para suamii, berteman dengan siapapun boleh, berbuat baik pada siapapun silahkan, dan menolong siapapun terserah, tapi jangan pernah lupa untuk tetap setia kepada yang dirumah dan tidak mengabaikannya.
Karena ada suami yang katanya berteman, atau lebih tepatnya sahabat, ia sangat perhatian dan katanya ingin menolong karena tahu sahabatnya tengah mengalami musibah, tapi lama kelamaan rasa nyaman merubah niat. Bila ada, maka batasilah hatimu saat berbuat baik kepada wanita lain selain istrimu, lindungi hatimu dari godaan setan. Jangan hanya karena ingin menolong sang janda, kamu rela menjandakan istrimu sendiri.
Menolong yang sedang kesusahan memang pahala, tapi jangan mencari kesempatan dalam kesempitan dengan berbuat dosa. Berbuat baik unntuk menolong orang lain, terlebih teman sendiri yang sedang kesusahan memang pahala, Allah justru menganjurkan, hanya saja kamu harus membedakan rasa ikhlas menolong dengan rasa iba yang dibarengi nafsu birahi.
Pada hakekatnya , jika benar kamu ingin menolong maka menolonglah dengan rasa yang wajar, terbuka pulalah kepada istrimu, jangan sampai kamu mencari kesempatan dalam kesempitan dengan berbuat dosa membohongi istrimu.
Jangan sampai karena niat baik kamu dengan memberi perhatian kepadanya, tapi ingatlah istrimu dirumah mungkin tidak rela jika kamu perhatian padanya. Bicarakanlah niat baikmu kepada istrimu terlebih dahulu, buatlah dia mengerti akan kebaikan yang akan kamu persembahkan kepada wanita yang kamu sebut sahabat.
Boleh jadi tidak semua wanita itu baik-baik saja melihatmu tetap baik kepada wanita lain walau itu sahabatmu dari dulu. Hal itu bukan berarti seorang istri keterlaluan? tidak, hal itu adalah rasa yang wajar, maka tugasmu untuk memberi pengertian dengan baik kepadanya, hingga dia mengerti secara perlahan.
Sekali lagi pahamilah wahai para suami, bukannya wanitamu tidak ingin kamu berbuat baik kepada orang lain, hanya saja dia kadang merasa takut bahwa dirinya akan terbaikan. Karena, tidak sedikit lelaki yang diberi kelonggaran dan kepercayaan oleh sang istri, tapi akhirnya dia berbuat tidak pantas dengan berkhianat dan tidak jujur.
Serta tak sedikit juga, syami-suami diberi kelonggaran baik kepada dia yang disebutnya sahabat, tapi ujung-ujungnya dari saking biasanya memberi perhatian maka akhirnya ia lupa akan kewajiban utamanya, bahkan rela melepasnya.

komentar