Terjemahan dari Hebel Johann Peter "The Clever Sultan"
YUDANNEWS.com. Saat dia akan pergi ke masjid di suatu Jumat Sultan Besar dari Turki didatangi oleh salah satu pengikutnya, seorang laki-laki miskin dengan jenggot kotor, baju yang rusak dan lubang di celananya.
Dia melipat tangannya dalam salam penuh hormat dan berkata, "Sultan yang perkasa, apakah kau percaya dengan apa yang dikatakan oleh Nabi Suci?"
Sultan itu, yang adalah seorang yang ramah, berkata, "Ya, aku percaya apa yang Nabi katakan!"
Orang miskin itu melanjutkan,
"Nabi berkata dalam Quran, 'Semua muslim adalah saudara". Jadi, saudara, tolong baiklah dan bagilah kekayaanmu denganku!"
Sultan itu tersenyum dan berpikir, "Ini adalah cara baru untuk meminta uang!" dan memberinya seperak thaler.
Orang Turki itu melihat ke koin itu dengan alam, pertama satu sisi lalu sisi yang lain. Kemudian dia menggeleng kepala dan berkata, "Saudara, mengapa aku hanya mendapat satu thaler saja ketika kau memiliki lebih banyak emas dan perak yang bisa dmasukkan ke seratus gerobak, dan anak-anakku di rumah sangatlah kelaparan mereka mengunyah kuku-kuku mereka dan aku akan cepat lupa bahwa rahang juga untuk mengunyah makanan?
Apakah kau sebut itu berbagi dengan saudaramu?"
Tetapi Sultan yang ramah itu memperlihatkan jari peringatan dan berkata, "Puaslah, saudaraku, dan jangan mengatakan kepada siapapun berapa banyak yang kuberikan padamu, karena kita adalah keluarga besar, dan jika seluruh saudara kita mendatangiku untuk bagian dari kekataan tidak akan cukup bagiku untuk memberikannya dan kau akan juga ikut memberi sesuatu!"
Saudaranya menerima maksudnya dan pergi ke tukang roti Abu Tlengi dan membeli sebongkah roti untuk anak-anaknya sementara Sultan itu pergi ke masjid untuk berdoa.

komentar