Cinta gila, tatapan seorang berwajah malaikat (tamat)

Share :



YUDANNEWS.com. Hari ini adalah hari pernikahan tanteku aku bersiap-bersiap dengan pakaian serapi mungkin. Dengan harapan di tahun baru ini aku bisa dapat pacar baru. Aku melihat surat undangan pernikahan tanteku yang terletak di atas meja belajarku. Aku kaget karena di sana tertulis nama Haris Sena dan Sella Melisa Saputri. Sama seperti namaku dan nama mantanku Sella. Sejujurnya dalam hatiku aku masih berharap sama Sella.

Aku berharap bahwa nama dalam undangan itu benar-benar nama kita, benar-benar kita yang menikah.
 ”Ah tidak mungkin” 
aku menepis seluruh harapan itu sembari berjalan keluar meninggalkan kamar. 

Saat akan ijab kobul aku kaget bahwa calon mempelai prianya ternyata pacar Sella yang aku lihat di taman dulu. Tapi aku tidak melihat Sella. Tiba-tiba aku ingin buang air kecil akupun keluar dan menuju wc umum di perjalanan aku bertemu Sella yang sepertinya habis dari toilet. Kupandangi sejenak tatapan bagai seorang berwajah malaika menurutku. Lalu aku cegat dia. dia berusaha untuk meneruskan langkahnya tapi aku menghalangi jalannya. Akhirnya diapun berhenti. 

“Sell, aku mau minta penjelasan sama kamu, siapa sebenarnya laki-laki yang dulu di taman sama kamu dan sekarang akan menikah dengan tanteku itu” pintaku padanya

“Untuk apa kamu menayakan itu, kitakan sudah gak ada urusan lagi”ucap Sella diapun ingin melanjutkan langkahnya kembali tapi aku tetap menghalanginya.

“Sell, aku mohon” aku memaksa

“Ok aku akan jelasin sama kamu, dia adalah om ku. Seumur hidupnya dia menjomblo. Percaya dirinya itu rendah banget. Aku melihat waktu itu dia mau bunuh diri. Alasannya karena malu karena teman-temannya sudah menikah semua dan sudah mempunyai anak sedangkan dia punya pacar juga belum pernah. Aku berusaha maeyakinkan dia dan membawanya ke taman yang merupakan tempat favoritnya. Sambil berharap aroma dari bunga-bunga di taman itu mampu menenangkan hatinya”

“Oh, aku paham sekarang. Maaf ya aku telah menyebut kamu cewek murahan.”
Ucapku dan bermaksud sujud di hadapan dia karena aku berpikir Sella tidak akan memaafkanku. 

Tapi Sella menghentikanku seraya berkata” Jangan, 
sebelum kamu memintanya aku sudh maafin kamu koq. 
Sekarang aku mau Tanya sama kamu siapa tante-tante yang selalu aku lihat bersamamu waktu sore hari di taman?” 

Aku tidak menjawab pertanyaannya tapi aku membawanya keruang ijab kobul seraya berkata 
“maksud kamu itu” aku menunjuk tanteku. 

“Iya” Sella kaget ternyata orang yang akan menikah dengan omnya adalah wanita yang ia sangka pacarku selama ini.

“Sini” aku menarik tangan Sellai kembali membawanya keluar ruangan itu, akupun menjelaskan

“dia itu tanteku, dia itu buta sejak tiga tahun lalu karena sebuah kecelakaan. Dan sejak itupula tak ada laki-laki yang mau padanya, dia selalu sedih dan selalu mengurung diri dikamar. Aku merasa kasihan,dan aku tahu taman adalah tempat favoritnya. Jadi setiap sore aku bawa dia ke taman.”

“Oh, maaf ya! Aku telah menyebutmu cowok freek” ucap Sella

“Gak mau”jawabku enteng

“Oh berarti kamu udah gak sayang lagi sama aku ya?” ucap Sella sambil berlalu

“Sella,ok, aku akan maafin kamu. Tapi ada syaratnya. Kamu harus naik ke atas panggung, dan kamu bilang kalau kamu cinta sama aku, pakai pengeras suara itu. Ucapku sambil menunjuk kearah microfon yang ada di atas panggung. 

Tak kusangka Sella melakukannya, dia menuruti ucapanku, dia naik ke atas panggung, dia mengambil microfon dan mengucapkan kata” Haris aku cinta kamu, dan aku tak mau kehilangan kamu” semua para tamu undangan yang hadir menyaksikan itu, mereka semua mendengarnya. Padahal ucapanku pada Sells tadi itu Cuma bercanda. Gila, sungguh gila. Cinta itu memang gila.



ARTIKEL TERKAIT :


ARTIKEL TERBARU :



      ARTIKEL POPULER :

        komentar